MAKALAH
PERKEMBANGAN
EMBRIO PADA AYAM

NAMA : NISA AL MUKARROMAH
NIM :
14031046
PRODI : PENDIDIKAN BIOLOGI
JURUSAN
BIOLOGI
FAKULTAS
MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS
NEGERI PADANG
2016
KATA PENGANTAR
Assalamualaikum warahmatulahi wabarakatu
Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, yang
telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan
makalah ini tepat pada waktunya. makalah ini merupakan salah satu tugas
mata kuliah Praktikum Perkembangan hewan yang di berikan oleh Asisten
Dosen . Dalam makalah ini penulis membahas tentang Perkembangan Embrio Pada Aves
.
Dalam pembuatan makalah ini, penulis menyadari adanya
berbagai kekurangan,
baik dalam isi materi maupun penyusunan kalimat. Namun demikian, perbaikan merupakan hal yang berlanjut sehingga kritik dan saran untuk penyempurnaan makalah ini sangat penulis harapkan.
baik dalam isi materi maupun penyusunan kalimat. Namun demikian, perbaikan merupakan hal yang berlanjut sehingga kritik dan saran untuk penyempurnaan makalah ini sangat penulis harapkan.
Akhirnya penulis menyampaikan terima kasih pada teman-teman
sekalian yang telah membaca dan mempelajari makalah ini.
Wassalamualaikum
warahmatulahi wabarakatu
Penulis
Nisa Al
Mukarromah
DAFTAR ISI
Halaman
KATA PENGANTAR
...........................................................................................
1
DAFTAR ISI
..........................................................................................................
2
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
...................................................................................................
3
1.2 rumusan masalah
................................................................................................
4
1.3 Tujuan..................................................................................................................
4
BAB II PEMBAHASAN
2.1.
perkembangan embrio pada
ayam…………………………………………….. 5
2.2. tahap
pembentukan organ pada berbagai umur embrio ayam………………… 6
2.3. proses pembentukan telur pada ayam…………………………………………. 14
BAB III PENUTUP
3.1.
Kesimpulan.........................................................................................................
17
DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Proses pembentukan sperma dan telur
(ovum) disebut gametogenesis, sehingga sel sperma dan sel telur (ovum) memiliki
kemampuan untuk saling melebur dalam proses fertilisasi. Bila terjadi
fertilisasi atau konsepsi atau coitus, maka satu oosit akan bergabung dengan
satu spermatozoa menghasilkan satu sel baru yaitu zigot. Fertilisasi menandai
dimulainya fase diploid pada hewan dan tumbuhan yang berkembangbiak secara
seksual.
Fertilisasi pada berbagai jenis
hewan vertebrata dibagi menjadi dua berdasarkan tempat terjadinya yakni
fertilisasi internal dan fertilisasi eksternal. Fertilisasi internal adalah
fertilisasi yang terjadi di dalam tubuh organisme yang melakukan kopulasi atau
coitus dan fertilisasi eksternal adalah fertilisasi yang terjadi di luar tubuh
organisme yang melakukan kopulasi atau coitus. Fertilisasi internal biasanya
menghasilkan sel telur dalam jumlah yang terbatas atau jumlah sel telur (ovum)
yang dihasilkan lebih sedikit dibandingkan jumlah sel telur (ovum) yang
dihasilkan dari fertilisasi eksternal.
Pada Aves atau unggas proses
fertilisasinya berlangsung secara internal. Proses ini mempertemukan kedua
macam gamet dan sekaligus mempertahankan jumlah kromosom anakan tetap diploid
seperti induknya. Pertemuan kedua macam gamet terjadi di saluran reproduksi
hewan betina. Dalam hubungan ini gamet jantan (spermatozoa) dipindahkan ke
dalam saluran reproduksi betina melalui proses kawin atau coitus untuk dapat
bertemu dengan gamet betina (sel telur).
Pola dasar perkembangan embrio Aves
sama dengan embrio Katak, yaitu melalui tahap, blastula, gastrula, neurula dan
organogenesis. Pembelahan Aves merupakan pembelahan meroblastik, artinya
pembelahan hanya berlangsung di keping lembaga saja. Dari hasil pembelahan
diperoleh blastoderm sebanyak 3-4 lapisan sel. Blastula ayam memiliki epiblast,
hipoblast, dan blastocoel. Epiblast bagian tengah yang lebih terang disebut
area pelusida, bagian tepi yang lebih gelap adalah daerah opaka. Hipoblast
meerupakan bakal lapisan ekstra embrio.
1.2 Rumusan masalah
Dari
latar belakang yang dibahas dapat ditarik suatu permasalahan sebagai berikut :
·
Bagaimanakah
perkembangan embrio pada ayam
·
Bagaimana
tahap pembentukan organ pada berbagai umur embrio ayam
·
Bagaimana
proses pembentukan telur pada ayam
1.3. Tujuan
·
Mengetahui perkembangan embrio pada ayam
·
Mempelajari tahap pembentukan organ pada berbagai umur
embrio ayam
·
Mempelajari Proses pembentukan telur pada ayam
BAB II
Pembahasan
A. Perkembangan embrio pada ayam
Awal
perkembangan embrio ayam menunjukkan bahwa splanknopleura dan somatopleura
meluap keluar dari tubuh embrio hingga di atas yolk. Daerah luar tubuh embrio
dinamakan daerah ekstra embrio. Mula-mula tubuh embrio tidak mempunyai batas
sehingga lapisan-lapisan ekstra embrio dan intra embrio saling berkelanjutan.
Dengan terbentuknya tubuh embrio, secara berurutan terbentuk lipatan-lipatan
tubuh sehingga tubuh embriohampir terpisah dari yolk. Adanya lipatan-lipatan
tubuh, maka batas antara daerah intra dan ekstra embrio menjadi semakin jelas.
Daerah kepala embrio mengalami pelipatan yang disebut dengan lipatan kepala dan
meisahkan antara bagian intra dan ekstra embrio. Lipatan kepala membentuk sub
sephal. Pada bagian lateral tubuh juga terbentuk lipatan tubuh lateral dan
memisahkan bagian ekstra dan intra embrio. Bagian posterior mengalami pelipatan
dan dukenal dengan nama lipatan ekor membentuk kantung sub kaudal.
Lipatan-lipatan tersebut embentuk dinding saluran percernaan primitive. Bagian
tengah usus tengah yang menghadap yolk tetap terbuka dan pada daerah ini,
dinding kantung yolk berhubungan dengan dinding usus pada kantung yol. Walaupun
kantung yolk berhubungan dengan usus melalui tangkai yolk, namun makanan tidak
diambil embrio melalui tangkai yolk (Adnan, 2008).
Pembelahan
lebih sukar dan terbatas pada suatu keeping pada kutup anima, disini
berlangsung pembelahan partial atau meroblastis. Sel-sel yang membelah itu
membentuk cangkang bentuk cakram yang disebut sebagai blastodis yang merupakan
blastomer sentral yang melepasan diri dari detoplasma di bawahnya dan terbentuk
rongga sempit yang merupakan bagian pinggir, blastomer tidak jelas terpisah
dari detoplasma dan ia terus menerus e dalam detoplasma (Yatim, 1994).
Proses
morfogenetik yang disebut sebagai gastrulasi adalah pengaturan kembali sel-sel
blastula secara dramatis. Gastrula berbeda rinciannya dari satu kelompok hewan
dengan kelompok hewan yang lainnya, tetapi suatu kumpulan perubahan seluler
yang sama menggerakkan pengaturan spasial embrio ini. Mekanisme seluler yang
umum tersebut adalah perubahan-perubahan motilitas sel, perubahan dalam bentuk
sel dan perubahan dalam adhesi (penempelan) seluler ke sel lain dan ke
molekuler matriks ekstraseluler. Hasil penting dari gastrulasi adalah beberapa
sel dekat permukaa blastula berpindah ke lokasi baru yang lebih dalam. Hal ini
akan mentransformasi blastula menjadi embrio berlapis tiga yang disebut
gastrula (Campbell, 1987).
Blastulasi
pada ayam termasuk blastula yang berbentuk pipih atau cakram (diskoblastik)
yang mempunyai bagian-bagian sebagai berikut: periblas hipoblas dan juga
sentoblas. Gastrulasi pada ayam merupaan proses dari pembentukan stria primitif
yang terdiri dari alur dan pematang primitif berupa garis dilinea mediana,
Stria primitif berbentuk sempurna pada inkubasi telur 18 jam (Sugiyanto, 1996).
Tahap
neurula ayam nirip dengan embrio katak yaitu melalui tahap keeping neural,
lipatan neural, dan bumbung neural. Organogenesis merupakan proses lanjut setelah
terbentuk neurula. Proses ini meliputi pembentukan bakal organ dari lapisan
ectoderm, mesoderm dan endoderm. Perkembangan embio ayam pada berbagai umur
inkubasi merupakan media yang jelas untuk memperlihatkan organogemesis (Tim
Dosen UNM, 2008) .
B.
Tahapan
Perkembangan embrio
Dalam
perkembangannya, embrio dibantu oleh kantung kuning telur, amnion, dan
alantois. Dinding kantung kuning telur dapat menghasilkan enzim yang
berfungsi mengubah isi kuning telur sehingga mudah diserap embrio. Amnion
berfungsi sebagai bantal, sedangkan alantois berfungsi sebagai pembawa oksigen
ke embrio,menyerap zat asam dari embrio, mengambil sisa-sisa pencernaan yang
terdapat dalam ginjal dan menyimpannya dalam alantois, serta membantu mencerna
albumen.Padu suhu dan kelembaban yang tepat atau ideal, anak ayam akan menetas
di hari ke 21. Berikut merupakan tahapan perkembangan embrio ayam dalam telur :
Hari ke 1
Bentuk awal embrio pada hari pertama
belum terlihat jelas, sel benih berkembang menjadi bentuk seperti cincin dengan
bagian tepinya gelap, sedangkan bagian tengahnya agak terang. Bagian tengah ini
merupakan sel benih betina yang sudah dibuahi yang dinamakan zygot
blastoderm.
Setelah lebih kurang 15 menit setelah pembuahan, mulailah terjadi pembiakan sel-sel bagian awal perkembangan embrio. Jadi didalam tubuh induk sudah terjadi perkembangan embrio.
Hari ke 2
Setelah lebih kurang 15 menit setelah pembuahan, mulailah terjadi pembiakan sel-sel bagian awal perkembangan embrio. Jadi didalam tubuh induk sudah terjadi perkembangan embrio.
Hari ke 2
Bentuk awal embrio hari kedua mulai
terlihat jelas. Pada umur ini sudah terlihat primitive streake – suatu
bentuk memanjang dari pusat blastoderm – yang kelak akan berkembang menjadi
embrio. Pada blastoderm terdapat garis-garis warna merah yang merupakan
petunjuk mulainya sistem sirkulasi darah.
Hari ke 3

Hari ke 3

Pada hari ke 3 jantung sudah
mulai terbentuk dan berdenyut serta bentuk embrio sudah mulai tampak. Dengan
menggunakan alat khusus seperti mikroskop gelembung dapat dilihat
gelembung bening, kantung amnion, dan awal perkembangan alantois.
Gelembung-gelembung bening tersebut nantinya akan menjadi otak. Sementara
kantong amnion yang berisi cairan warna putih berfungsi melindungi embrio dari
goncangan dan membuat embrio bergerak bebas.
Hari ke 4
Pada hari ke 4 mata sudah mulai
kelihatan. Mata tersebut tampak sebagai bintik gelap yang terletak disebelah
kanan jantung. Selain itu jantung sudah membesar.
Dengan menggunakan mikroskop, dapat dilihat otaknya. Otak ini terbagi menjadi tiga bagian, yaitu otak depan, otak tengah dan otak belakang.
Dengan menggunakan mikroskop, dapat dilihat otaknya. Otak ini terbagi menjadi tiga bagian, yaitu otak depan, otak tengah dan otak belakang.
Pada hari ke 5 embrio sudah mulai
tampak lebih jelas. Kuncup-kuncup anggota badan sudah mulai terbentuk. Ekor dan
kepala embrio sudah berdekatan, dalam fase ini telah terjadi perkembangan alat
reproduksi
Hari ke 6
Hari ke 6
Pada hari ke 6 anggota badan sudah
mulai terbentuk. Mata sudah terlihat menonjol, rongga dada sudah mulai
berkembang dan jantung sudah membesar. Selain itu, dapat dilihat otak, amnion
dan alantois, kantong kuning telur, seta paruhnya.
Hari ke 7
Hari ke 7
Pada hari ke 7 paruh anak ayam sudah
terlihat seperti bintik gelap pada dasar mata. Pada fase ini otak dan leher
sudah terbentuk
Hari ke 8
Pada hari ke 8 mata dari
embrio sudah terlihat sangat jelas
Hari ke 9
Pada hari ke 9 lipatan dan pembuluh
darah sudah mulai bertambah banyak dan terbentuk jari kaki
Hari ke 10
Hari ke 10
Pada hari ke 10 biasanya paruh sudah
mulai mengeras dan folikel bulu embrio sudah mulai terbentuk
Hari ke 11
Hari ke 11
Pada hari ke 11 embrio sudah
terlihat seperti ayam. Pada fase ini embrio menjadi tambah besar sehingga yolk
akan menyusut
Hari ke 12
Pada hari ke 12 embrio sudah semakin
besar dan mulai masuk ke yolk sehingga yolk menjadi semakin
kecil. Mata sudah mulai membuka dan telinga sudah terbentuk
Hari ke 13
Pada hari ke 13 sisik dan cakar
embrio sudah mulai terlihat sangat jelas.
Hari ke 14
Hari ke 14
Pada hari ke 14 punggung embrio
sudah terlihat melengkung atau meringkuk dan bulu hampir menutupi seluruh
tubuhnya.
Hari ke 15
Hari ke 15
Pada hari ke 15 kepala embrio sudah
mengarah kebagian tumpul bagian telur.
Hari ke 16
Hari ke 16
Pada hari ke 16 embrio sudah
mengambil posisi yang baik didalam kerabang. Sisik, cakar dan paruh sudah semakin
mengeras
Hari ke 17
Hari ke 17
Pada hari ke 17 paruh embrio sudah
membalik ke atas
Hari ke 18
Pada hari ke 18 embrio sudah tampak
jelas seperti ayam akan mempersiapkan diri akan menetas. Jari kaki, sayap, dan
bulunya berkembang dengan baik.
Hari ke 19
Pada hari ke 19 paruh ayam sudah
siap mematuk dan menusuk selaput kerabang dalam.
Hari ke 20
Pada hari ke 20 kantung kuning telur
sudah masuk sepenuhnya kedalam rongga perut. Embrio ayam ini hampir menempati
seluruh rongga di dalam telur, kecuali kantung udara. Pada fase ini terjadi
serangkaian proses penetasan yang diawali dengan kerabang mulai terbuka. Untuk
membuka kerabang ini, ayam menggunakan paruhnya dengan cara mematuk. Semakin
lama, kerabang akan semakin besar membuka, sehingga ayam dapat bernafas. Pada
saat ini kelembaban harus diperhatikan supaya pengeringan selaput
kerabang dan penempelan perut pada kerabang dapat dicegah. Selanjutnya ayam
memutar tubuhnya dengan bantuan dorongan kakinya. Dengan bantuan sayapnya,
pecahnya kerabang semakin besar.
Hari ke
21
Dihari ke dua puluh satu ini, ayam
sudah membuka kerabangnya walaupun belum seluruhnya. Dari keadaan ini biasanya
tubuh ayam memerlukan waktu beberapa jam untuk keluar dari kerabang. Setelah
keluar dari kerabang, tubuh masih basah. Supaya kering, diperlukan waktu
beberapa jam lagi,
C.
Proses
pembentukan telur ayam
Telur adalah
suatu bentuk tempat penimbunan zat gizi seperti air, protein, karbohidrat,
lemak, vitamin dan mineral yang diperlukan untuk pertumbuhan embrio sampai
menetas dan selama itu terjadi Selama pembelahan awal seluler, terbentuk dua
lapisan sel benih dimana peristiwa ini disebut dengan gastrulasi, yang biasanya
dilengkapi pada saat telur dikeluarkan dari tubuh induk. Kedua lapisan ini
adalah ektoderm dan mesoderm. Lapisan ketiga yaitu endoderm akan terbentuk
ketika telur sudah di tempatkan di dalam incubator (Nuryati, 2005).

Semua
sel yang akan membentuk embrio berasal dari epiblas. Beberapa sel-sel epiblas yang lewat melalui primitive streak berpindah secara
lateral ke dalam blastosel, dan menghasilkan mesoderm, bermigrasi melalui strak
tersebut ke arah bawah, dsan bercampur dengan sel-sel hipoblas. Sel- sel
epiblas yangmasih tetap di permukaan akan menjadi ectoderm. Setela memisah dari
endoderm sel-sel hipobals membentuk sebagian dari kantung yang melindungi kuning telur dan batang yang menghubungkan
massa kuning telur dengan embrio. Setelah ketiga lapisan germinal tersebut
terbentuk, perbatasan cakram embrionik melipat kearah bawah dan menyatu,
sehingga membagi embrio menjadi pipa berlapis tiga yang disatukan ke bagian
tengah di kuning telur. Lapisan jaringan yang berada diluar proper embrio
berkembang menjadi empat membrane ekstra membrionik yang mendukung perkembangan embrio
selanjutnya didalam sel telur. Keempat “membran” ini, masing-masing merupakan
satu lembaran sel , yaitu kantung kuning telur ( yolk sack), amnion, korion dan
alantois. ( Reece-Mitchell,2004).
Telur segar
memilikikondisi isi telur yang baik dimana kondisi putih telurnya kental dan
tebal dengan kuning telur yang berada ditengah (Neka Meliyati, dkk, 2011).
Dalam
perkembangannya, embrio dibantu oleh kantung kuning telur, amnion, dan
alantois. Dinding kantung kuning telur dapat menghasilkan enzim yang
berfungsi mengubah isi kuning telur sehingga mudah diserap embrio. Amnion
berfungsi sebagai bantal, sedangkan alantois berfungsi sebagai pembawa oksigen
ke embrio,menyerap zat asam dari embrio, mengambil sisa-sisa pencernaan yang
terdapat dalam ginjal dan menyimpannya dalam alantois, serta membantu mencerna
albumin (Anonimus, 2013).
Layaknya seorang bayi dalam perut ibunya,embrio anak ayam di dalam
telur juga mengalami perkembangan yang signifikan dari hari ke hari. Embrio di
dalam telur sebagai awal mula kehidupan seekor ayam ternyata memiliki keunikan
pertumbuhan di dalamnya Pengetahuan tentang perkembangan embrio
di dalam telur perlu diketahui di hatchery dengan cara memahami cirri-cirinya
(CP-buletin service, 2007).
Perkembangan
embrio terjadi diluar tubuh induk. Telur-telur diinkubasikan dengan menggunakan
mesin-mesin penetas telur buatan, seperti "Missouri" Bandung (Sri
Sudarwatl dan Tlen Wiati Suryono, 1975). Embrio mengambil bahan makanan dari
dalam telur sehingga induk tidak mampu menambahkannya. Ungggas tidak memiliki
siklus estrus dan tidak terjadi double ovulasi sebab ovulasi terjadi beberapa
saat ( 30 menit ) setelah peneluran, dan ovulasi berikutnya tidak akan terjadi
apabila dalam oviduk masih terdapat telur.
( Tri Yuawanta,2004 )
Perkembangan
embrio ayam dalam telur selama proses penetasan, penting untuk diketahui. Pada
hari pertama, selama inkubasi selama 16 jam, tanda pertama diketahui adalah
embrio ayam dan setelah 24 jam sudah terbentuk mata. Pada hari ke-2 selama inkubasi satu jam, mulai terbentuk jantung.
Pada hari ke-3 masa inkubasi 8 jam, mulai terbentuk amnion, 6 jam kemudian
terbentuk alantois, dan seterusnya sampai hari ke-21. ( Bambang Agus Murtidjo,1992).
Perkembangan
embrio ayam terjadi di luar tubuh induknya. Selama berkembang,
embrio memperoleh makanan dan perlindungan yang dari telur berupa kuning telur,
albumen, dan kerabang telur. Itulah
sebabnya telur unggas selalu relatif besar. Perkembangan embrio ayam tidak
dapat seluruhnya dilihat, dengan mata telanjang. Namun dibutuhkan alat bantu
seperti mikroskop maupun kaca pembesar. Untuk mengetahui perkembangan secara
makroskopis kita bias melihat dari cirri-ciri perkembangannya setiap hari
(Anonimus, 2014).
BAB V
PENUTUP
Kesimpulan
1.
Perkembangan embrio ayam terjadi di luar tubuh induknya.
Selama berkembang, embrio
memperoleh makanan dan perlindungan yang dari telur berupa kuning telur,
albumin dan kerabang telur.
2.
Perkembangan embrio ayam berlangsung selama 21 hari, yang
mana perkembangannya sangat cepat. pertumbuhan embrio semakin mendekati
kesempurnaan pada saat albumin dan kuning telur menjadi sedikit, disebabkan
oleh penyerapan embrio sendiri sabagai cadangan makanan anak ayam yang baru
menetas.
3.
Kantung
yolk berfungsi sebagai tempat pembentukan sel darah merah pertama dan
menyalurkan bahan makanan. Amnion berfungsi sebagai pelindung embrio terhadap
kekeringan,penawar goncangan, pengaturan suhu intra uterus, dan anti adhesi
4.
Dengan terbentuknya tubuh embrio, secara berurutan
terbentuk lipatan-lipatan tubuh sehingga tubuh embriohampir terpisah dari yolk.
Adanya lipatan-lipatan tubuh, maka batas antara daerah intra dan ekstra embrio
menjadi semakin jelas.
DAFTAR PUSTAKA
Adnan. 2008. Perkembangan
Hewan. Makassar: Jurusan Biologi FMIPA UNM.
Campbell. 1987. Biologi
Edisi kelima Jilid 3. Jakarta: Erlangga.
Sugiyanto. 1996. Perkembangan
Hewan. Fakulatas Biologi UGM: Yokyakarta.
Tim Dosen UNM, 2008. Penuntun
Praktikum Perkembangan Hewan. Universitas Negeri Makassar.
Yatim. 1990. Reproduksi
dan Embriologi. Tarsito : Bandung




















Zamanbola merupakan situs agen judi bola terpercaya.
BalasHapusBagi anda semua yang suka bermain judi bola online,Livecasino, slot, poker. bisa daftarkan diri anda di zamanbola.com
Hanya 1 user id anda bisa bermain banyak permainan yaitu :
- Live Casino
- Sportsbook
- Slot
- Poker
- Habanero
- IDNLive
Info Promo :
* Bonus New Member 150.000
* Bonus Deposit Harian 250.000
* CashBack 5% - 10%
* CashBack Mix Parlay 300%
* Rollingan Casino 1%
* Rollingan Poker 0.3%
Buruan daftarkan diri anda, kami tunggu kehadiran anda!
LINK ALTERNATIF : memberloyal.com
BBM : ZamanBola
WHATSAPP klik > bit.ly/WAzaman
SKYPE : Zaman Bola
Main Poker Kalah Terus? Ayo Main Di Poker Sejati Win Rate 99%!
BalasHapusKini POKERSEJATI hadir untuk anda semua. Buruan join bersama kami di POKERSEJATI.ORG
Minimal deposit 10.000 dan withdraw 50.000. Proses deposit hanya 2 menit.
PokerSejati menyediakan promo-promo :
* Bonus Rollingan 0,5% setiap hari.
* Bonus Referal 20% Seumur Hidup.
Kontak Kami :
WHATSAPP : +6282335533845
LINK ALTERNATIF : pakubeton.com
BBM : suksesps
Main Poker Kalah Terus? Ayo Main Di Poker Sejati Win Rate 99%!
BalasHapusKini POKERSEJATI hadir untuk anda semua. Buruan join bersama kami di POKERSEJATI.ORG
Minimal deposit 10.000 dan withdraw 50.000. Proses deposit hanya 2 menit.
PokerSejati menyediakan promo-promo :
* Bonus Rollingan 0,5% setiap hari.
* Bonus Referal 20% Seumur Hidup.
Kontak Kami :
WHATSAPP : +6282335533845
LINK ALTERNATIF : pakubeton.com
BBM : suksesps
Zamanbola merupakan situs agen judi bola terpercaya.
BalasHapusBagi anda semua yang suka bermain judi bola online,Livecasino, slot, poker. bisa daftarkan diri anda di zamanbola.com
Hanya 1 user id anda bisa bermain banyak permainan yaitu :
- Live Casino
- Sportsbook
- Slot
- Poker
- Habanero
- IDNLive
Info Promo :
* Bonus New Member 150.000
* Bonus Deposit Harian 250.000
* CashBack 5% - 10%
* CashBack Mix Parlay 300%
* Rollingan Casino 1%
* Rollingan Poker 0.3%
Buruan daftarkan diri anda, kami tunggu kehadiran anda!
LINK ALTERNATIF : memberloyal.com
BBM : ZamanBola
WHATSAPP klik > bit.ly/WAzaman
SKYPE : Zaman Bola
Main Poker Kalah Terus? Ayo Main Di Poker Sejati Win Rate 99%!
BalasHapusKini POKERSEJATI hadir untuk anda semua. Buruan join bersama kami di POKERSEJATI.ORG
Minimal deposit 10.000 dan withdraw 50.000. Proses deposit hanya 2 menit.
PokerSejati menyediakan promo-promo :
* Bonus Rollingan 0,5% setiap hari.
* Bonus Referal 20% Seumur Hidup.
Kontak Kami :
WHATSAPP : +6282335533845
LINK ALTERNATIF : pakubeton.com
BBM : suksesps
Zamanbola merupakan situs agen judi bola terpercaya.
BalasHapusBagi anda semua yang suka bermain judi bola online,Livecasino, slot, poker. bisa daftarkan diri anda di zamanbola.com
Hanya 1 user id anda bisa bermain banyak permainan yaitu :
- Live Casino
- Sportsbook
- Slot
- Poker
- Habanero
- IDNLive
Info Promo :
* Bonus New Member 150.000
* Bonus Deposit Harian 250.000
* CashBack 5% - 10%
* CashBack Mix Parlay 300%
* Rollingan Casino 1%
* Rollingan Poker 0.3%
Buruan daftarkan diri anda, kami tunggu kehadiran anda!
LINK ALTERNATIF : memberloyal.com
BBM : ZamanBola
WHATSAPP klik > bit.ly/WAzaman
SKYPE : Zaman Bola
Zamanbola merupakan situs agen judi bola terpercaya.
BalasHapusBagi anda semua yang suka bermain judi bola online,Livecasino, slot, poker. bisa daftarkan diri anda di zamanbola.com
Hanya 1 user id anda bisa bermain banyak permainan yaitu :
- Live Casino
- Sportsbook
- Slot
- Poker
- Habanero
- IDNLive
Info Promo :
* Bonus New Member 150.000
* Bonus Deposit Harian 250.000
* CashBack 5% - 10%
* CashBack Mix Parlay 300%
* Rollingan Casino 1%
* Rollingan Poker 0.3%
Buruan daftarkan diri anda, kami tunggu kehadiran anda!
LINK ALTERNATIF : memberloyal.com
BBM : ZamanBola
WHATSAPP klik > bit.ly/WAzaman
SKYPE : Zaman Bola
Main Poker Kalah Terus? Ayo Main Di Poker Sejati Win Rate 99%!
BalasHapusKini POKERSEJATI hadir untuk anda semua. Buruan join bersama kami di POKERSEJATI.ORG
Minimal deposit 10.000 dan withdraw 50.000. Proses deposit hanya 2 menit.
PokerSejati menyediakan promo-promo :
* Bonus Rollingan 0,5% setiap hari.
* Bonus Referal 20% Seumur Hidup.
Kontak Kami :
WHATSAPP : +6282335533845
LINK ALTERNATIF : pakubeton.com
BBM : suksesps
MAJUTOTO
BalasHapusSilahkan datang dan daftarkan diri anda sekarang juga..
hanya di sini JP berapapun di bayar. discount 29%/59%/66%
Banyak Promo Menanti Anda!
* Minimal deposit 50.000 dapatkan bonus sampai dengan 100.000
* Bonus Next Deposit 5%
WA : +6282272437922
LINE : @majutoto
LINK ALTERNATIF : nagaterbang.com